Sekretaris Kemendukbangga Pimpin Langsung Monitoring Pelaksanaan Pemutakhiran PK-25 di Kota Ternate

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemenugbangga)/BKKBN Terus memastikan pelaksanaan Pemutahiran Pendataan Keluarga Tahun 2025 (PK-25) berjalan sesuai target.

Hal ini dibuktikan dengan kegiatan monitoring langsung ke lapangan, yang berlangsung di Kelurahan Ngade dan Kelurahan Bula, Kota Ternate, Maluku Utara, Minggu (10/08/2025). Sekaligus diwarnai juga dengan pemberian bantuan kepada Keluarga Berisiko Stunting (KRS).

Kunjungan monitoring dipimpin langsung Sekretaris Kemendukbangga/Sekretaris Utama BKKBN, Prof. Budi Setiyono, S.Sos, M.Pol.Admin, Ph.D, dan Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi, Kemendukbangga/BKKBN bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara, dr. Victor Palimbong, MKM.

Agenda kegiatan mencakup peninjauan proses pendataan oleh enumerator (petugas pendataan), pengecekan kualitas data, serta dialog langsung dengan keluarga penerima manfaat.

Prof. Budi menegaskan, pelaksanaan pendataan mengacu pada rancangan yang disusun dari pusat dan dilakukan dengan sungguh-sungguh serta berpegang pada prinsip kejujuran.

“Pagi hari ini kita melakukan pemantauan agar pelaksanaan data PK-25 sesuai dengan desain yang dibuat oleh pemerintah pusat dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh agar tidak ada manipulasi data,” tegasnya.

Lanjut Prof. Budi, kegiatan monitoring ini bertujuan memastikan bahwa seluruh tahapan dan indikator yang telah ditetapkan dalam PK-25 dapat terlaksana sesuai target dan memberi dampak positif bagi masyarakat.

“PK-25 merupakan program prioritas yang berorientasi pada peningkatan kualitas keluarga dan Pembangunan SDM. Monitoring ini bukan hanya evaluasi, tapi juga sebagai forum mendengarkan masukan langsung dari lapangan,” tambahnya.

Hasil monitoring ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan penyusunan rekomendasi perbaikan. Sehingga pelaksanaan PK-25 di tahap berikutnya lebih tepat guna dan berkelanjutan.

Dengan adanya kegiatan ini, Kemendukbangga/BKKBN berharap kualitas pelaksanaan program terus meningkat. Sehingga tujuan utama PK 25 dalam meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan keluarga dapat tercapai secara maksimal.

Selain memantau proses pendataan, Kemendukbangga/BKKBN juga menyerahkan bantuan paket pangan bergizi kepada sejumlah keluarga berisiko stunting (KRS) di Kelurahan Ngade dan Kelurahan Bula.

Bantuan ini diharapkan dapat langsung membantu pemenuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Sekaligus menjadi wujud komitmen pemerintah dalam mendukung kesehatan keluarga.