Kabupaten Keerom menjadi tempat Kickoff Mandiri Sahabat Desa, atau dimulainya peluncuran program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), berlamgsumg di Gedung Pramuka Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Kamis (22/05/2025).
Kickoff Mandiri Sahabat Desa, di buka secara langsung oleh Pj Gubernur Papua, Mayjen TNI (Purn) Ramses Limbong, S.IP, M. Si, bersama Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Papua, Sarles Brabar, S.E, M.Si; Bupati Keerom, Piter Gusbager, S. Hut, MUP, Penanggungjawab Genting Pusat, Dr, Yuni Hastutiningsih, SKM, M.Kes; dan Vice Presiden PT. Bank Mandiri Region XII Papua, Miduk H. Sianturi.
Dalam sambutanya, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Papua, Sarles Brabar, menjelaskan bahwa program Genting merupakan inisiatif kolaboratif yang melibatkan berbagai unsur pembangunan seperti BUMN, BUMD, sektor swasta, perguruan tinggi, akademisi serta media masa. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Direktorat Pendayagunaan Lembaga dan Organisasi Kemasyarakatan, Kemendukbangga/BKKBN pusat. Dalam hal ini, Bank Mandiri sebagai mitra utama penyaluran dana corporate social responsibility (CSR).
“Penyaluran dana CSR meliputi tiga provinsi, yaitu Daerah Istimewah Yogyakarta, Sulawesi Tengah dan Papua. Untuk Papua, penyaluran dana CSR difokuskan di Kabupaten Keerom, dengan intervensi langsung kepada kelompok sasaran utama, yakni bayi di bawah dua tahun (baduta) dan ibu hamil berisiko stunting,” katanya.

• 200 Anak Risiko Stunting di Keerom
Sementara itu, Bupati Keerom, Piter Gusbager, mengatakan meskipun Kabupaten Keerom merupakan daerah penyokong dan penyuplai hasil-hasil pertanian ke ibu kota Provinsi Papua, ironisnya masih ditemukan anak dengan risiko stunting.
“Tercatat kurang lebih 200 orang. Untuk itu, peluncuran program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting ini menjadi momentum kebangkitan bersama, dalam rangka memberantas stunting di Kabupaten Keerom. Tanggungjawab dan komitmen di sini sangat penting, karena tanpa dua hal tersebut, program tidak akan berhasil,” tambahnya.
• Mandiri Sahabat Desa
Sememtara Vice Presiden PT. Bank Mandiri Region XII Papua, Miduk Sianturi, menambahkan bahwa Bank Mandiri melalui program Mandiri Sahabat Desa merangkul 200 keluarga risiko stunting yang tersebar di Kabupaten Keerom, Papua.
“Mandiri Sahabat Desa dirancang khusus oleh Bank Mandiri berfokus pada peningkatan aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya bagi masyarakat desa. Hal ini untuk mendukung terciptanya kemajuan dan pembangunan desa. Sehingga desa menjadi wilayah yang kompetitif dan sejahtera bagi masyarakatnya,”imbaunya.
Langkah ini merupakan bagian dari kontribusi Bank Mandiri dalam mendukung Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting yang diinisiasi Kemendukbangga/BKKBN. Sinergi ini juga bagian dari dukungan terhadap aspirasi Asta Cita Presiden Prabowo dalam pembangunan sumber daya manusia.
• Komitmen dan.Kolaborasi Tekan Stunting
Selanjutnya, PJ Gubernur Papua, Mayjen TNI(Purn) Ramses Limbong, S.IP, M. Si, menegaskan, kepada seluruh pemangku kepentingan di daerah, mulai dari Bupati, kepala OPD serta pihak swasta, agar terus berkolaborasi menekan angka stunting di daerahnya masing-masing. “Dengan komitmen dan kolaborasi yang baik, maka cita-cita Presiden dalam mewujudkan Indonesia Emas di Tahun 2045 akan tercapai,” imbaunya.
• Bantuan Susu
Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan kepada baduta dan ibu hamil berisiko stunting. Selain itu, Ketua TP PKK Provinsi Papua juga menyerahkan bantuan berupa susu kepada anak balita di Kabupaten Keerom.
Bantuan susu bukan hanya untuk balita di Kabupaten Keerom, melainkan akan menyasar 5 kabupaten, yakni Kep. Yapen, Waropen, Mamberamo Raya, Supiori, Sarmi.
